indrakarlesa

Archive for January, 2008

Perang Tarif Operator Selular

In Serba-serbi on 22 January, 2008 at 2:54 pm

Setelah Telkomsel meluncurkan tarif Rp. 0,5/detik untuk SimPati PEDE nya, maka operator XL Bebas mengikuti dengan memberikan promosi tarif Rp. 0,1/detik. Tak mau kalah dengan kedua operator yang lebih dahulu “perang tarif” maka indosat melalui produk Mentari-nya melakukan gebrakan dengan memberikan tarif gratis untuk 1 (satu) menit pertama telpon sesama Mentari.

Memperhatikan fenomena “perang tarif” tersebut, sebagai konsumen entah itu yang menggunakan XL, Simpati atau Mentari akan happy-happy saja. Itu namanya persaingan dagang dalam merebut dan mempertahankan “pasar”. Siapa yang memberikan tawaran murah dengan kualitas yang baik atau lebih, dialah yang akan memenangkan persaingan.

Tapi kenapa untuk produk SMS, tidak ada perang tarif ya? padahal disinyalir tarif SMS yang dipatok seharga RP.350,- di Indonesia terbilang cukup mahal.  Jadi kapan ada “terobosan maut” untuk perang tarif sms antar operator? semoga tarif SMS juga bisa lebih murah di Indonesia…..

Do Something

In Kata-kata Bijak on 7 January, 2008 at 2:21 pm

“Apa yang anda LAKUKAN jauh lebih penting daripada apa yang anda KATAKAN”. Kalimat tersebut saya baca dari sebuah buku dengan judul “Instant Leader” terbitan Erlangga-Jakarta, pada hari minggu pagi (06 Jan 2008). Sesaat saya terdiam dan mencoba untuk merenungi lebih dalam arti dan makna kalimat tersebut. Ya…karena sekarang ini lebih banyak orang hanya bisa berucap dan berkata ketimbang berbuat dan melakukan sesuatu. Padahal dengan melakukan sesuatu (do something) kita telah menunjukkan kepada diri kita atau minimal orang disekitar kita bahwa kita tidak hanya pandai berucap/berkata-kata.  Dengan melakukan sesuatu kita telah meng-ekspresikan secara nyata, kita telah melakukan suatu perubahan. Besar atau Kecil sebuah perubahan yang diwujuhkan dalam sebuah perlakuan adalah relatif. Tapi yang pasti kalimat tersebut telah memberi motivasi saya untuk berbuat sesuatu, tidak sekedar hanya bisa berucap, berkata, atau berkomentar saja…seperti suara kaleng kosong yang nyaring berbunyi.